Kata tumbuhan, bagi orang awam, memiliki makna biasa saja. la dinilai sebagai makhluk hidup yang bisa dimanfaatkan demi kepentingan manusia. Tetapi, bagi penulis buku ini, Gembong Tjitrosoepomo, ia bisa dikelompokkan menjadi lima divisi. Setiap divisi memiliki jumlah anggota yang sangat banyak, berkisar antara 10.000 hingga 170.000 tumbuhan. Bertolak dari ini, barangkali timbul pertanyaan, bera…
Sebagai taksonomi, buku ini mengelompokkan tumbuhan obat-obatan menjadi lima divisi. Setiap divisi memiliki jurmlah tumbuhan yang berbeda. Ada divisi tumbuhan obat yang memiliki anak divisi, kelas, dan anak kelas. Tetapi, ada juga divisi yang hanya memiliki kelas saja. Kendati begitu, muatan isinya cukup padat dan cara penyajiannya cukup gamblang. Itulah sebabnya buku ini sangat penting dibaca …
Makhluk hidup yang ada di bumi kita ini banyak sekali jumlahnya, dan selain itu sangat beraneka ragam pula. Sejak manusia lahir di bumi ini, ia telah sadar akan adanya dua fenomenon utama itu, dan semenjak semula manusia telah berusaha untuk memahami kedua gejala itu dan mengungkap-kan apakah maknanya. Kesadaran dan usaha itulah yang akhirnya melahirkan salah satu cabang ilmu hayat yang sekaran…
-
Sesungguhnya studi taksonomi telah dilakukan sejak beberapa tahun lalu untuk menjawab pertanyaan dari berbagai pejabat akademi umumnya, para pimpinan Rektorat, Fakultas Ekonomi dan Sekolah-Sekolah Manajemen khususnya tentang ruang-lingkup, cabang-ranting ilmu manajemen dan batasan ilmu manajemen. Sebagai lemparan batu pertama, dengan segala kekurangannya, studi ini dipersembahkan kepada pa…
Sistem klasifikasi Taksonomi Tanah merupakan fase dari rentetan perkembangan klasifikasi tanah di Amerika Serikat. Ini sebagai respons terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya ilmu tanah yang semakin meningkat. Tanah di muka bumi memiliki sifat dan perilaku yang berbeda-beda dengan lingkungan yang berbeda. Hal ini mencer-minkan kemungkinan perbedaan sifat fisik, kimia, atau mineralogin…
Perancangan pembelajaran secara praksis pada dasarnya adalah rekonstruksi pengetahuan, keterampilan, sikap, dan kemampuan lainnya melalui suasana belajar mengajar di dalam kelas, laboratorium, studio, bengkel kerja peserta belajar, atau di lapangan. Sifat, proses, dan hasil berpikir merupakan landasan untuk merencanakan, mengarahkan, dan mengontrol orang untuk belajar sesuai dengan hasil yang…
Pembelajaran berpikir merupakan dasar untuk membangun pengetahuan, sikap, dan keterampilan motorik dalam pencapaian kompetensi secara utuh. Berpikir erat kaitannya dengan psikologi faal dan kognitif. Oleh sebab itu, perlu dipahami bagaimana hubungan hal-hal tersebut. Merujuk pada berbagai kepustakaan asli dan puluhan artikel yang relevan, buku Taksonoml Berpikii berbicara banyak tentang berp…