Tahun 1965-1966 di era yang sangat bergemuruh itu penuh guntur dan beledek politik Chairil Anwar seolah hidup kembali dalam sosok Iwan Simatupang seorang peziarah di ruang sunyi kamar 52 Hotel Salak Bogor la bikin perhitungan dengan Bung Kaiu la memuji dan memuja BK setinggi langit karena rasa cinta yang tak berbatas-tetapi juga mengkritiknya dengan tajam juga karena cinta tak berbatas Iw…