Dalam buku ini terkumpul 12 tulisan terpilih Mely G. Tan, yang telah dipresentasi dan diterbitkan dari tahun 1990-an sampai dengan tahun 2004. Kebanyakan, 9 dari 12, ditulis dalam bahasa Inggris, karena dipresentasi dalam pertemuan ilmiah internasional dan diterbitkan di luar negeri pula, Kurun waktu ini mencakup peristiwa Mei 1998, yang merupakan tonggak amat penting (watershed} dalam sejarah …
Reformasi militer yang digulirkan sejak tahun 1998 mash memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan. Penuntasan reformasi militer akan sangat tergantung dari upaya adopsi prinsip-prinsip demokratis ke dalam pengelolaan sektor pertahanan negara. Keseriusan pemerintah untuk melakukan adopsi prinsip-prinsip demokratis tersebut akan ditentukan oleh upaya untuk menopang perwujudan lima va…
Buku ini mencoba mengkaji militer dari realitas `mikro subyektif`. dalam ilmu sosial, kajian semacam ini termasuk paradigma konstruktivistik. untuk memahami pemaknaan aspek-aspek profesionalisme militer penelitian ini menggunakan metodologi fenomenologi. Paradigma ini secara epistimologis berasumsi bahwa hubungan antar periset dan subyek riset bersifat subyektif-transaksional. Metodologi in…
Alasan primer yang mendasari terciptanya buku ini adalah derasnya dorongan dan ajakan Ayah Mursid tokoh adat muda Cibeo serta adanya izin resmi dari Bapak Jaro Dainah sebagai Kepala Desa Kanekes serta restu para tokoh adat Baduy agar segera membuat jawaban dan pelurusan dalam bentuk tulisan untuk mengkaver berbagai ragam isu dan pandangan yang berkembang terhadap kesukuan Baduy di berbagai medi…
Hubungan antara Indonesia, khususnya Aceh dengan Daratan Cina dimulai semenjak lancarnya transportasi laut. Kontak budaya antara Cina dan Aceh secara diplomasi diawali pada abad ke-13 dan ke-15 M. Pada suatu lawatan utusan diplomat Cina pergi ke Aceh menyerahkan Lonceng Cakradonya kepada Raja Aceh pada tahun 1409 M, sebagai lambang persahabatan. Sebaliknya Raja Aceh mengirimkan utusan Aceh (Dut…