Who? A breathing meat. Why? Some breathing meat lucky enough to understand their purpose of existence. But most of the meats have no idea why they exist in the universe. The meat who knows and the meat who doesn't know experience the same pain, uncertainty, and heartbreak, but have different points of view on everything. Where? Under the sky. On the soil. Between the air and the sea. …
I wanted to say, "I would love to know your obsessions. Is it landed house, gadgets, power, domestic life, succulent plants, achievements, money, work, more likes and followers, health, validations, sex, organic food, pets, perfect selfies, children, sports, religion, relationship, minimalism, perfection, muscles, urban toys, shoes, traveling, or fame?" but nobody is prepared for tha…
Cody Gunner tidak mengenal cinta sejati. Saat masih kecil. dia diabaikan oleh seseorang yang sangat dibutuhkannya. Dia berjanji tidak akan mengizinkan dirinya untuk merasa kehi-langan lagi. Ali Daniels juga menolak cinta. Dia menyimpan rahasia, menjalani hidup dengan susah payah, mengambil risiko, dan menolak pertemanan. Ketika Cody dan Ali bertemu, mereka menyembunyikan perasaan yang muncul…
Bercerita tenfcang harapan dalam clnta yang sedang bersusah. A page turner that will make you feel the pulses of the characters in the novel. And this is the exact reason why I, as an actress, said yes to the part. Playing Anya is not just about playing a modern independent woman, but also about expressing Anya's deep and prolonged pain while finding Ale's true love in her sadness even without …
“Crime is common. Logic is rare. Therefore it is upon the logic rather than upon the crime that you should dwell."
JJia hanya lulusan fc.L.Y — bagaimana mungkin berani melantangkan sumpah menentang ikatan pernikahan? Menabrak akar tradisi, perempuan muda itu juga memiliki perspektif tentang dunia yang begitu jauh. Meradang terhadap ketidakadilan zamannya, pemberontakan Sang Putri Pingitan bak moncong senj ata, yang bahkan mengentak kesadaran seorang Ratu Wilhelmina. Memahami Kartini, berarti menyelami …
"Novel cerdas pembangun jiwa! Keunikan novel ini ada pada kemampuan Kang Abik meramu praktik kesalehan sosial dengan berbagai inspirasi peradaban dan isu-isu kemanusiaan serta ketidakadilan global, dengan tanpa menggurui para pembaca". - Dr. Mukhlis Yusuf, Executive Coach. CEO LKBNANTARA 2007-2012. "Hanya novelis visioner yang mengetahui kebutuhan zaman-lah yang mampu mencipta tokoh Fahri den…
-
YOGYAKARTA, Rahman (Dimas Anggara) seorang cowok Jogja yang berwajah tampan namun lugu dan sederhana, sangat berbeda dengan sahabatnya sejak kecil yaitu Aji. Aji (Boy William) yang playboy dan suka bergonta-ganti pacar. Aji selalu punya keinginan agar Rahman bisa menjadi seperti dirinya. Bisa merasakan cinta dan memiliki wawasan yang lebih luas lagi, namun dengan cara yang salah. Tetapi, car…
Selain main perang-perangan, gue, Dodo, dan Bahri juga suka berjemur di atas mobll tua warna merah sering diparkir di pinggir sungai samping komple sinya selatu sama: Bahri dan gue tiduran di atap mo sedangkan Dodo, seperti biasa, agak terbuang, di atas bac Kadang kami tiduran selama setengah jam. Kadang, kalau cuaca lagi sangat terik, bisa sampai dua jat Kalau cuacanya lagi sejuk dan tida…
Di Negeri di Ujung tanduk kehidupan semakin rusak, bukan karena orang jahat semakin banyak, tapi semakin banyak orang yang memilih untuk tidak peduli lagi. Di Negeri di Ujung Tanduk para penipu menjadi pemimpin, para pengkhianat menjadi pujaan, bukan karena tidak ada lagi yang memiliki teladan, tapi karena mereka memutuskan menutup mata dan memilih hidup bahagia sendirian. Tapi di Negeri …
Di Negeri para bedebah kisah fiksi kalah seru dibanding dengan kisah nyata. Di Negeri para Bedebah, musang berbulu domba berkeliaran di halaman rumah. Tetapi setidaknya, Kawan, di Negeri para Bedebah , petarung sejati tidak akan pernah berkhianat.
-
Callie percaya bahwa sepasang sepatu Prada akan menjadi kuncinya untuk menaklukkan London. Hanya dengan sepatu itu, keadaan akan terbalik. Dia akan menjadi populer dan teman-temannya akan mengaguminya. Dan siapa bilang mengubah keadaan tidak semudah membalikkan telapak tangan? Callie sudah membuktikannnya. Gara-gara tersandung saat memakai sepatu barunya, dia terlempar ke tahun 1815! Untungl…